Gambar: EA Games Official

Dikutip dari Game Informer, CEO Electronic Arts Andrew Wilson mengumumkan bahwa penjualan game Battlefield V tidak sesuai target perusahaan. Sampai saat ini, game tersebut hanya terjual 7,3 kopi saja. Sedangkan perusahaan menargetkan penjualan di atas 8 juta kopi.

Wilson mengaitkan kinerja Battlefield V yang buruk dengan dua faktor utama. Pertama adalah penundaan peluncuran game selama sebulan yaitu dari 19 Oktober hingga 20 November. Yang kedua, mode battle royale yang masih belum dirilis juga menjadi faktor utama.

Kendati begitu, pihak EA menegaskan masih akan berkomitmen untuk “layanan live jangka panjang” untuk para pemain mereka. Sedangkan mode battle royale dijadwalkan akan rilis pada bulan Maret tahun ini.