Penerbit game Starbreeze dikabarkan tengah mengalami kesulitan keuangan setelah game Overkill The Walking Dead yang diluncurkan mereka bulan lalu ternyata mengalami penjualan yang buruk.

Dalam pernyataan yang diposting di situs mereka, Starbreeze mengatakan bahwa memang perusahaan sedang mengalami kekurangan uang. Dan saat ini telah mengajukan kepada pengadilan distrik Stockholm untuk rekonstruksi masalah keuangan dan likuiditas.

Ibarat jatuh tertimpa tangga, hal ini juga menyebabkan mereka akan ditinggal oleh CEOnya Bo Andersson. Selain game Overkill The Walking Dead, saat ini mereka juga tengah menggarap StarVR, sebuah proyek Virtual Reality yang merupakan usaha patungan dengan Acer.

StarVR, proyek joint venture antara Starbreeze dan Acer.