Ini Dia 5 Keunggulan Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2

Qualcomm akhirnya mengungkap versi terbaru dari chipset Snapdragon 8 flagship mereka di acara tahunan Snapdragon Summit. Mereka resmi meluncurkan System-on-Chip (SoC) alias chipset kelas atas (flagship) terkuatnya yang diberi nama Snapdragon 8 Gen 2.

Chipset ini sendiri dirancang dengan teknologi fabrikasi 4 nanometer (nm) yang juga merupakan suksesor dari Snapdragon 8 Gen 1 generasi sebelumnya dan hadir dengan beragam peningkatan. Pada sektor prosesor (CPU), misalnya, CPU Kryo di Snapdragon 8 Gen 2 diklaim 40 persen lebih hemat daya dibanding generasi sebelumnya.

Sehingga sebelum pengumuman resmi dimulai, sejumlah brand smartphone populer juga telah mengklaim akan menggunakan chipset terbaru tersebut, di antaranya; Samsung, Motorola, Oppo, Vivo, Xiaomi dan termasuk banyak vendor lainnya. Hal ini karena Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2 menawarkan beberapa kemajuan mengesankan dalam kinerja komputasi, pengambilan dan pemrosesan gambar, gaming (termasuk dukungan ray-tracing berbasis hardware), kualitas audio, konektivitas, dan sebagainya.

Nah di bawah ini merupakan sejumlah keunggulan dari Snapdragon 8 Gen 2     yang bisa kamu ketahui. Apa saja?

1. CPU yang Lebih Powerful

Melihat spesifikasi yang diusung, Snapdragon 8 Gen 2 membawa CPU Kryo yang menggunakan arsitektur Armv9 dengan pengecoran 4nm TSMC. Inti utama CPU ini membawa inti Cortex-X3 clock pada 3.2GHz. Selain itu, chipset ini juga menggunakan konfigurasi 1+4+3 baru, bukan 1+3+4 biasa.

Artinya terdapat empat core kinerja, bukan tiga yang dimiliki chipset ini. Dengan membawa inti ekstra, sehingga memungkinkan peningkatan kinerja dalam aplikasi yang menuntut seperti game, yang diklaim Qualcomm akan dapat memberikan kinerja 35% lebih cepat daripada 8 Gen 1 generasi sebelumnya.

Ada pula dua core Cortex-A715 dan dua Cortex-A710, yang keduanya memiliki clock hingga 2.8GHz. Perpecahan dua core ini karena inti A715 hanya mendukung 64-bit, sehingga dua inti A710 hadir untuk memastikan bahwa aplikasi 32-bit lama tetap tidak tertinggal dan hanya dijalankan pada inti efisiensi yang jauh lebih lambat.

Qualcomm juga menyebutkan kalau chip ini memiliki efisiensi daya 40% lebih baik dibandingkan tahun lalu. Sehingga bagi mereka yang masih belum puas dengan smartphone yang menggunakan chipset Snapdragon 8 Gen 1, tentu janji peningkatan performa pada generasi Snapdragon 8 Gen 2 ini tentu cukup menggiurkan.

2. GPU Adreno yang Mampu Mengolah Grafis Lebih Baik

Tidak hanya pada sektor CPU, Qualcomm juga telah meningkatkan kemampuan dari GPU Adreno yang tertanam pada Snapdragon Gen 2. Di mana chipset ini memberikan peningkatan dari sektor performa untuk pengalamanbermain game yang lebih baik lagi.

Qualcomm kembali menawarkan peningkatan besar dengan kinerja grafis 25% lebih cepat secara keseluruhan, tetapi nilai jual yang besar adalah pengenalan ray-tracing yang didukung perangkat keras.

Sehingga tidak hanya terjadi di PC atau console, kini dukungan ray-tracing kini bisa memungkinkan lewat smartphone modern. Terlebih lagi, itu didorong dengan versi berbasis hardware yang kemungkinan jauh lebih kuat dan efisien.

Qualcomm juga turut bekerja sama dengan sejumlah pemain industri game utama, termasuk Tencent untuk mendorong ray-tracing sebagai fitur wajib yang ada saat ini. Di mana fitur ray-tracing sebenarnya sudah lebih dulu diimplementasikan pada chipset Dimensity 9200 melalui GPU Immortalis-G715, sehingga diharapkan dengan keberadaan chipset berteknologi tinggi akan sangat membantu mendorong lebih banyak pengembang dan penerbit game untuk menghadirkan sejumlah game mobile berkualitas grafis yang lebih baik kedepannya.

3. Konektivitas Wi-Fi 7 yang Lebih Ngebut

Salah satu hal penting yang dibahas pada peluncuran Snapdragon 8 Gen 2 adalah keunggulan konektivitas. Di mana chipset ini menggunakan bandwidth mmWave dan Sub-6, dan Qualcomm telah membuat beberapa tweak untuk meningkatkan kinerja.

Tahun ini juga menjadi tahun pengenalan tekologi Wi-Fi 7, walau sebenarnya masih terlalu dini untuk dibahas. Namun dalam praktiknya, teknologi ini sudah sangat menjanjikan dimasa mendatang. Teknologi Wi-Fi 7 sendiri dibangun di atas Wi-Fi 6E dengan dukungan untuk pita 6GHz – selain 2,4GHz dan 5GHz – tetapi harus mampu mencapai kecepatan yang jauh lebih cepat, hingga 5,8Gbps pada smartphone yang menggunakan chipset Snapdragon 8 Gen 2. Sehingga hanya masalah waktu sampai pendistribusian router Wi-Fi 7 sampai tersedia lebih luas.

4. Peningkatan Performa Kamera

Lompatan besar pada chipset Snapdragon 8 Gen 2 ini adalah penyertaan pemrosesan AI khusus pada chip, dengan istilah “cognitive ISP”. Di mana dengan teknologi ini membuat kamera pada smartphone nantinya akan dapat secara langsung menerapkan fitur-fitur seperti pengenalan wajah, fokus otomatis, dan pelapisan – memilih elemen latar depan dan latar belakang individual dari sebuah foto secara real-time.

Hal ini bisa saja mengubah permainan untuk foto tidak bergerak, dimana pengguna dapat melihat hasilnya secara real-time di jendela bidik, daripada menunggu beberapa detik setelah mereka mengambil foto untuk mendapatkan versi final. Ini adalah kesepakatan yang lebih besar untuk video, di mana semua efek itu sekarang dapat diterapkan ke video apa pun saat sedang direkam.

5. Peningkatan Performa Audio

Peningkatan yang juga cukup menarik adalah dukungaan audio pada Snapdragon 8 Gen 2, di mana smartphone yang akan menggunakan chipset 8 Gen 2 akan dapat menggerakkan audio spasial dengan pelacakan kepala dinamis, sehingga pengguna dapat mendengar pergeseran suara saat mereka bergerak sedikit sambil mendengarkan musik, menonton film, atau bermain game. Dukungan untuk Bluetooth 5.3, audio berenergi rendah, dan kualitas suara lossless akan menjaga soundscape tetap mulus.

Selain itu, kinerja AI dan pembelajaran mesin juga lebih ditingkatkan secara menyeluruh berkat peningkatan baik pada prosesor inti Hexagon AI dan sistem AI yang lebih kecil di tempat lain.

Hal lain yang tidak kalah menarik adalah penambahan fitur kamera always-sensing, fitur ini akan dapat memblokir notifikasi saat mendeteksi wajah lain di depan layar, mengenali orientasi wajah pengguna untuk menghentikan smartphone beralih antara potret dan lanskap saat pengguna tidak menginginkannya. Bahkan memindai kode QR sekarang tanpa perlu membangunkan ponsel terlebih dahulu. Qualcomm juga membenamkan teknologi kompensasi penuaan OLED, yang dirancang untuk mencegah burn-in dari waktu ke waktu.

Itu dia beberapa keunggulan yang dimiliki oleh Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2. Makin gak sabar untuk segera mencoba smartphone bertenaga Snapdragon 8 Gen 2 kan?