Tahukah kalian kalau ternyata diantara game yang populer ada beberapa game yang merupakan asli buatan anak bangsa. Bahkan, game karya anak bangsa ini sudah terkenal di seluruh dunia lho.

Tentunya kalian perlu bangga karena proses membuat game itu gak gampang alias susah. Kira-kira kalian sudah tahu belum game mana yang asli buatan anak bangsa ini. Jangan-jangan kalian sama sekali gak tahu dan belum pernah mencobanya. Kalau begitu, coba luangkan waktu sejenak untuk menyimak ulasan lengkapnya dibawah ini.

  1. Dread Out

Game PC yang satu ini tentu sangat populer dikalangan gamer pecinta genre horror. Dread Out sendiri menceritakan sekumpulan rombongan murid SMA yang tersesat disuatu kota terpencil. Disini kalian akan berperan sebagai Linda, siswi SMA yang mencoba mencari teman-temannya yang hilang. Selama bermain game ini, seluruh karakter dan objek yang ditemui benar-benar kental dengan budaya Indonesia.

Mulai dari desain karakter, budaya, hingga hantu-hantunya sendiri sangat menunjukkan kalo game ini Indonesia banget. Belum lagi hantunya yang seram dan merupakan daya tarik tersendiri untuk pemain luar negeri yang ingin merasakan ketegangan dan sensasi horror khas Indonesia. Tak sedikit juga youtuber dan suscriber yang memberikan acungan jempol pada Dread Out. Hebat sekali ya!

2. Angkot The Game

Dilihat dari namanya saja kalian pasti tahu kalo game ini asli buatan anak Indonesia. Game dengan genre racing ini memiliki ciri khas khusus yakni menggunakan angkot sebagai ganti dari mobil balap. Disini kalian harus menyelesaikan misi dan cepat-cepat untuk melaju ke titik yang sudah ditentukan.

3. Save The Hamster

Game yang satu ini merupaan game puzzle yang konsepnya cukup sederhana. Disini pemain diharuskan untuk memandu empat hamster lucu yang terperangkap dengan menyelesaikan puzzle yang ada. Meski terdengar sederhana, tapi ternyata kalian membutuhkan perhitungan yang baik agar dapat menyelamatkan empat hamster ini.

Save The Hamster sudah terkenal di seluruh dunia dan sudah berhasil memenangkan Microsoft Imagine Cup di Rusia pada tahun 2013 lalu. Bahkan sang Developer, Solitude Studio telah mengalahkan pesaing dari negara lain seperti Amerika dan Jepang.

4. Warung Chain

Kali ini ada game yang bertemakan makanan dan memiliki judul yang khas yakni Warung Chain. Game produksi Touchten Games ini menggunakan konsep Time Management untuk menghadirkan berbagai macam makanan ala kaki lima seperti ayam goreng, bakso, tempe, hingga martabak. Disini kalian bisa mengumpulkan kode poin yang bisa kalian tukar dengan hadiah pada platform KadoSaku punya Touchten.

Hadiah ini bisa macam-macam, ada voucher makan dan pulsa sampai ke benda yang ada fisiknya seperti gadget-gadget secara gratis. Selain bisa menghilangkan stress kalian juga bisa dapat hadiah gratis. Salut deh buat game ini!

5. Tahu Bulat

Sempat booming banget, Tahu Bulat juga merupakan game karya anak bangsa yang seru untuk dimainkan. Disini kalian bertugas untuk mengatur jual beli jajanan tahu bulat keliling. Dengan menggunakan tema lokal dan pedagang tahu bulat yang lagi tenar pada saat ini, membuat game ini sangat populer smpai ke luar negeri.

Beberapa gelar yang didapat dari game ini contohnya Game of The Year pada Game Prime Awards 2016 dan Guilty Pleause dalam International Mobile Game Awards SEA 2016. Mulai dari latar sampai desain karakter pun benar-benar menggambarkan ciri khas Indonesia.

6. Monster Age

Terakhir ada game yang mirip-mirip dengan Pokemon, yakni Monster Age. Game yang menganut aliran RPG ini cocok untuk kalian yang suka mengumpulkan berbagai monster unik dan berpetualang melawan monster kuat lainnya. Dalam memainkan game ini kalian harus memperhatikan elemen monster kalian dengan monster lawan. Maka dari itu, sangat disarankan untuk membentuk aprty dari monster dengan elemen yang berbeda-beda.

Gimana? Gak nyangka kan kalo game ini beneran hasil karya anak bangsa. Maka dari itu, daripada kalian main game luar terus, lebih baik kalian juga memainkan game yang merupakan produksi dalam negeri. Selain seru, kalian juga bisa bantu promosi agar game ini terus eksis.