Denuvo Akui Tidak Bisa Melindungi Game Dari Pembajak

Denuvo, nama ini tidaklah asing bagi gamer terutama gamer PC. Software ini ibaratnya adalah firewall untuk menahan para pembajak. Keberadaan Denuvo dianggap positif oleh developer dan publisher karena produk mereka bisa terlindungi. Namun, bagi konsumen Denuvo justru membelah mereka menjadi dua pihak, ada yang setuju, ada juga yang tidak.

Konsumen yang tidak setuju beralasan jika Denuvo membuat performa game menurun. Misalnya pada kasus Tekken 7. Pada waktu itu gamer mengeluhkan turunnya frame rate pada versi PC Tekken 7. Pencipta game Tekken, Katsuhiro Harada langsung menunjuk Denuvo yang menjadi penyebab menurunnya performa game Tekken 7 di PC.

Kontroversi ini menimbulkan pertanyaan, apakah Denuvo layak untuk digunakan? Sales Director Denuvo, Elmar Fischer mengklaim jika software mereka sebenarnya membantu para developer dan publisher, terutama dalam hal penjualan dan keamanan. “Efek itu tentunya ada, tapi kita tidak bisa melihatnya. Industri game berbeda dengan film dimana mereka bisa mendapatkan jumlah pasti dari film yang dibajak,” katanya kepada Gamesindustry.biz.

Meski begitu, Fischer mengakui jika Denuvo tidak bisa melindungi game selamanya. Apa yang dilakukan Denuvo hanyalah sebatas pencegahan saja. Harapan mereka adalah karena proses pembajakan game yang menggunakan Denuvo membutuhkan waktu lama, pembajak akhirnya kehilangan kesabaran dan memutuskan untuk membeli game aslinya. “Tentu saja kami berharap game yang menggunakan Denuvo tidak bisa dibajak selamanya, tapi hal itu tidak mungkin apalagi di industri game,” ucapnya.

Saat ini trend penggunaan Denuvo untuk game PC semakin meningkat. Beberapa judul game baru seperti Monster Hunter: World menggunakan Denuvo sebagai pengaman. Hasilnya sampai detik ini game tersebut belum bisa dibajak. Namun sempat ada keluhan tentang turunnya performa game tersebut. Apakah ini berhubungan dengan Denuvo tidak diketahui.

Bagaimana menurut kamu? Apakah kamu merasa dirugikan oleh Denuvo atau tidak?