Cyberpunk 2077 Dituding Bohongi Konsumen, CD Projekt Red Buka Suara

0
433
Gambar: Game Informer

Kontroversi seputar Cyberpunk 2077 terus bermunculan. Belakangan muncul informasi bahwa demo Cyberpunk 2077 di E3 2018 adalah palsu. Tidak hanya itu, CD Projekt Red juga disebut baru mulai mengerjakan game tersebut pada tahun 2016.

Dilansir dari Bloomberg, disebutkan bahwa pengerjaan Cyberpunk 2077 tidak selancar seperti yang dikira. CD Projekt Red sudah mengumumkan game ini sejak 2012 dengan trailer resmi. Namun pengerjaannya sendiri baru dimulai di akhir tahun 2016. Selain itu demo yang dihadirkan di E3 2018 tidak sesuai dengan hasil akhirnya. Banyak fitur-fitur dalam demo yang hilang dalam produk akhir Cyberpunk 2077. Bloomberg mengklaim bahwa informasi ini didapat dari hasil wawancara sejumlah narasumber internal CDD Project Red sendiri.

Tudingan ini langsung dibalas oleh kepala CD Projekt Red, Adam Abdowski. Melalui Twitter, Adam mengklarifikasi beberapa masalah yang diungkit oleh Bloomberg. Mengenai fitur versi demo yang tidak ada dalam versi akhir Cyberpunk 2077, ia menyebut bahwa itu adalah bagian creation process. Menurutnya implementasi fitur dalam game merupakan hak dari developer. Fitur ini bisa datang dan pergi tergantung developer.

Bisa dibilang CD Projekt Red sedang berada di posisi Hello Games dan No Man’s Sky beberapa tahun lalu. No Man’s Sky berhasil bangkit karena usaha Hello Games untuk memperbaiki gamenya. Akankah CD Projekt Red mengambil solusi yang sama untuk Cyberpunk 2077?