6 Game yang Disensor Karena Buat Geger Negara

Tales of Arise versi PlayStation kabarnya bakal disensor? Yang betul? Kabar yang beredar menyebutkan bahwa ada beberapa konten seperti kostum, dialog, dan cutscene yang disensor di versi PS4 dan PS5. Sebabnya konten-konten tersebut dianggap terlalu menjurus alias vulgar.

Nah rupanya kabar tersebut tidaklah benar! Berbicara dengan Xbox Dynasty (Diterjemahkan oleh Nichegamer), Bandai Namco mengatakan bahwa tidak ada sistem sensor seperti itu di Tales of Arise. Semua versi game ini akan mendapat konten dan fitur yang sama.

Berbicara mengenai soal game yang disensor, masalah ini sebetulnya bukanlah suatu masalah baru dan sering terjadi. Biasanya sebab suatu game kena sensor adalah kontennya yang bisa jadi terlalu vulgar, menonjolkan kekerasan, bahkan menyindir institusi tertentu. Bahkan ada negara yang sampai meminta langsung developer/publisher untuk menyensor game buatannya. Wah sampai segitunya.

1. Kingdom Hearts 3 Disensor di China

nasib Kingdom Hearts 3 yang disensor

Apa yang membuat China sampai meminta Square Enix untuk menyensor Kingdom Hearts 3? Ternyata penyebabnya adalah karakter Winnie the Pooh yang di dalam game tersebut. Rupanya karakter berbentuk beruang lucu ini merupakan bentuk ejekan untuk Presiden Xi Jinping yang dibuat oleh rakyat China.

Akibatnya Kingdom Hearts 3 yang rilis di wilayah China tidak menampilkan Winnie the Pooh secara utuh. Tapi seperti sosok hantu di film-film kartun yang menggunakan seprai putih dan kakinya tetap kelihatan.

2. Football Manager 2005 yang Juga Disensor di China

Game lainnya yang menjadi korban sistem sensor ketat di China adalah Football Manager 2005. Tidak main-main Kementrian China sendiri yang langsung bertindak. Sebabnya adalah game ini mendaftarkan Taiwan, Hong Kong, dan Tibet sebagai negara sendiri, bukan berada di bawah China. Kementrian China beralasan bahwa informasi tersebut bisa mengganggu persatuan dan kesatuan negara tersebut.

3. No Russian dan Call of Duty

Disensor karena terlalu sadis

Gamer mana yang tidak ingat dengan misi No Russian di game Call of Duty: Modern Warfare 2? Bisa dibilang ini adalah adegan paling kontroversial yang ada dalam video game. Inilah sebabnya kenapa Call of Duty: Modern Warfare sempat dilarang rilis di negara Rusia. Sampai akhirnya dibuatlah versi sensornya dimana misi tersebut dihilangkan dari game.

Buat kamu yang mungkin belum ngeh dengan misi No Russian, ini penjelasannya. Dalam misi No Russian karakter pemain menyamar sebagai salah satu anggota kelompok teroris yang dipimpin oleh Valdimir Makarov. Salah satu tugas yang diberikan oleh Makarov kepada pemain adalah melakukan aksi penembakan massal di bandara udara di Rusia.