Jika sebelumnya Tim Playcubic membicarakan mengenai game yang mengecewakan di 2018, sekarang giliran game yang memuaskan di 2018.

Tahun 2018 adalah tahun yang telah dinanti-nantikan oleh gamer. Kenapa? Karena game-game yang dibuat dalam jangka waktu lama, banyak dirilis di 2018. Misalnya God of War yang seri terakhirnya dirilis pada 2015. Lalu Red Dead Redemption 2 yang merupakan sequel dari game pertamanya, Red Dead Redemption yang dirilis tahun 2010. Rockstar perlu waktu 8 tahun untuk mengembangkannya.

Proses pembuatan yang lama ini akhirnya membuat game-game berikut ini menjadi matang. Ibarat buah, rasanya pasti akan enak saat dimakan karena sudah ranum.

Game yang bagus tidak hanya visual saja, tapi juga memiliki gameplay menarik dan membuat gamer betah memainkannya. Berikut adalah 10 game paling memuaskan di 2018:

1. God of War

Tidak salah jika God of War dinobatkan menjadi Game of the Year 2018. Game ini merupakan jawaban solid dari developer Santa Monica Studio kepada para gamer yang kangen dengan petualangan Kratos. Peningkatan di game God of War bukan hanya tampilan visual saja, tapi juga gameplay. Kebrutalan Kratos saat menghajar musuhnya masih tetap ada, tapi adegan “esek-esek” dihilangkan.

Kehadiran “putra” Kratos, Atreus juga menambah keseruan saat bermain. Atreus bisa membantu Kratos dengan menembakkan anak panah atau menyerang dengan pedang. Pengisi suara Kratos dan Atreus, yaitu Christopher Judge dan Alastair Duncan juga menjiwai perannya. Tema mitologi skandinavia yang ditawarkan dalam God of War juga membuat seri ini menjadi lebih fresh.

 

2. Monster Hunter: World

Sekali tepuk, dua lalat mati. Peribahasa ini cocok bagi game Monster Hunter: World kepunyaan Capcom. Bagaimana tidak, game ini berhasil mempesona dua platform yang berbeda, konsol dan PC. Khusus bagi PC, Monster Hunter: World adalah game Monster Hunter yang benar-benar bisa dinikmati oleh gamer PC tanpa kendala bahasa.

Sebagai seri Monster Hunter next-gen pertama, visual dari Monster Hunter: World sungguh luar biasa. Capcom juga menambah berbagai macam fitur baru yang membuat dunia di Monster Hunter: World menjadi hidup. Monster sekarang bisa berburu bahkan berkelahi satu sama lain. Mereka juga bisa dijebak dengan sulur tanaman atau diracun dengan jamur. Jangan lupakan juga, game ini juga memiliki mode multiplayer.

 

3. Red Dead Redemption 2

Game cowboy Red Dead Redemption 2 juga pantas masuk dalam daftar game yang memuaskan di tahun 2018. Meski masih mengusung konsep yang sama dari game pertamanya, Red Dead Redemption 2 tetap menarik untuk dimainkan. Visual yang indah ditambah cutscene yang dieksekusi dengan baik membuat gamer betah memainkan game ini. Gameplay tembak-tembakan ala cowboy juga menjadi daya tarik, terutama fitur dead eye yang membuat Arthur Morgan menjadi badass.

Konten yang dimiliki oleh Red Dead Redemption 2 juga luar biasa banyak. Bosan dengan main story? Banyak side mission dan aktivitas lain yang bisa dilakukan. Misalnya berburu, memancing, atau merampok bank bersama anggota geng Dutch van der Linde. Red Dead Redemption 2 juga memiliki mode multiplayer buat gamer yang ingin bermain bersama pemain lain.

 

4. Marvel’s Spider-Man

Batman Arkham akhirnya punya lawan, yaitu Marvel’s Spider-Man yang dibuat oleh Insomniac. Keunggulan utama game ini adalah bagaimana Insomniac berhasil menciptakan feeling yang tepat saat Spidey berayun-ayun di kota New York. Spidey juga bisa melakukan berbagai macam gaya saat berayun menggunakan jaringnya. Mirip dengan Tony Hawk Pro Skater, bedanya Spidey tidak menggunakan skateboard.

Untuk gameplay, Insomniac berhasil membuat Spidey seperti yang dibayangkan, lincah tapi powerfull. Ketika akan diserang musuh, Spidey bisa menghindar lalu melancarkan serangan balik. Ada berbagai jenis gadget yang bisa digunakan oleh Spidey untuk mengalahkan musuhnya. Jika ingin mengalahkan musuh secara stealth, Spidey juga bisa melakukannya. Kehadiran supervillain ikonik serta variasi side mission yang mendampingi main story melengkapi game Marvel’s Spider-Man.

 

5. Assassin’s Creed Odyssey

Kelebihan utama dari Assassin’s Creed Odyssey adalah konten yang banyak, bahkan bisa dibilang overwhelming. Ada banyak hal yang bisa dilakukan di side mission seperti bounty dimana pemain harus membunuh satu target. Ada juga eksplorasi dengan mendaki gunung atau menyelam di laut demi menemukan harta karun tersembunyi

Selain main story, game ini juga memiliki side mission yang tersebar di berbagai pelosok negara Yunani. Ubisoft tidak hanya membuat dunia Yunani di Assassin’s Creed Odyssey ini indah secara visual, tapi juga luas. Untuk pergi dari satu kota ke kota lainnya harus menggunakan kuda atau kapal. Unsur stealth juga tidak lagi menjadi keharusan dalam combat. Sekarang pemain bisa langsung YOLO dan jangan lupa, Spartan Kick!

 

6. Dragon Ball FighterZ

Kerjasama Bandai Namco dengan Arc System Works untuk membuat Dragon Ball FighterZ. Game fighting ini sukses mencuri perhatian di tahun 2018. Dibuat dengan format hybrid 2D/3D, Dragon Ball FighterZ justru mendobrak tradisi format murni 3D yang digunakan oleh para pendahulunya. Pertarungan dahsyat di Dragon Ball justru lebih terasa dengan format yang baru.

Ada 21 karakter yang bisa langsung digunakan, belum ditambah oleh karakter DLC. Arc System Works yang terkenal kompleks dalam mendesain combo membuat Dragon Ball FighterZ “lebih lunak”. Sistem auto combo juga tersedia dalam game ini. Selain ramah dengan pemula, Dragon Ball FighterZ juga banyak memiliki fan service untuk fans Dragon Ball. Contohnya fitur Dramatic Finish.

 

7. Pokemon Let’s GO

Pokemon Let’s GO memang bukan game Pokemon baru yang tengah dinanti fans Pokemon. Game ini tidak lain adalah Pokemon GO setelah di-porting ke Nintendo Switch. Tapi jangan salah, dalam segi visual Pokemon Let’s GO justru merevolusi game Pokemon. Tidak hanya visual saja, Pokemon Let’s GO juga mengimplementasi banyak fitur baru.

Salah satu fitur baru yang disukai di Pokemon Let’s GO adalah Pokemon liar aka tall grass sekarang bisa dilihat. Fitur ini bisa menghemat waktu pemain yang ingin mencari Pokemon tertentu, tidak seperti dulu yang serba random. Pokemon partner (Pikachu dan Evee) juga bisa diajak bermain dan diberi berry.

8. Detroit: Become Human

Menggabungkan film dengan video game adalah hal yang sulit. Detorit: Become Human buatan Quantic Dream adalah contoh bagaimana kombinasi keduanya berhasil menciptakan game yang bagus. Secara komposisi, gameplay di Detroit: Become Human lebih sedikit dibandingkan cutscene. Tapi jangan salah cutscene ini punya tampilan visual yang bagus.

Quantic Dream tidak main-main dalam membuat Detroit: Become Human. Sederet nama terkenal digunakan sebagai mocap sekaligus pengisi suara. Untuk tokoh utama ada Valorie Curry, Bryan Dechart, dan Jesse Williams. Mereka didampingi oleh aktor veteran Clancy Brown dan Lance Henriksen. Main story Detorit Become: Human juga kompleks dan memungkinkan untuk diulang beberapa kali demi mendapatkan ending yang berbeda.

 

9. Super Smash Bros. Ultimate

Game fighting eksklusif milik Nintendo Switch ini memiliki jumlah karakter yang tidak main-main. Setidaknya ada 74 karakter yang bisa digunakan di Super Smash Bros. Ultimate dan semuanya merupakan karakter ikonik dari berbagai judul game, dari Mario, Donkey Kong, Sonic, Kirby, dan masih banyak lagi. Bisa dibilang Super Smash Bros. Ultimate adalah game crossover terbesar saat ini.

Untuk gameplay Super Smash Bros. Ultimate tidak berbeda dengan seri sebelumnya. Ada beberapa mode baru yang diimplementasi dalam game ini, yaitu Smashdown dan Squad Strike. Mode singleplayer dalam Super Smash Bros. Ultimate yaitu World of Light juga menarik untuk dimainkan.

 

10. Hitman 2

Tidak lagi dirilis perepisode, Hitman 2 dirilis full game. Ini adalah langkah awal yang tepat bagi developer IO Interactive. Sekarang game ini bisa dimainkan dari awal sampai akhir tanpa menunggu-nunggu. Formula dari Hitman 2 tetap tidak berubah, masih seperti game pertamanya. Game ini menantang pemainnya untuk berpikir cara membunuh yang kreatif dan terlihat seperti kecelakaan.

IO Interactive juga telah menambah fitur baru yang bisa dibilang sangat membantu. Fitur ini adalah story mission, dimana Agent 47 akan diberikan petunjuk untuk menyelesaikan misinya. Fitur ini membantu bagi gamer yang mungkin baru memainkan Hitman. Fitur ini juga bisa dimatikan bagi pemain veteran yang ingin tantangan. Game ini juga memiliki replay value karena setiap level bisa diulang untuk menyelesaikan challenge dan feat. Jangan lupa juga, game ini juga memiliki mode multiplayer co-op dan PvP.

Itulah 10 game memuaskan di 2018. Jika ada kesempaatan untuk mencoba salah satu dari game di atas, jangan menolak. Tim Playcubic jamin kamu akan menyesal karena game yang ditolak adalah game bagus.