Hanya karena masalah kontroler, Nintendo diminta untuk menghentikan produksi Switch. Adalah perusahaan bernama Gamevice yang memberikan tuntutan tersebut. Perusahaan ini mengklaim jika Joy-Con yang merupakan kontroler dari Switch merupakan ide milik mereka yang dicuri oleh Nintendo. Tidak hanya itu, Gamevice juga menuntut Nintendo untuk membayar biaya ganti rugi.

Handheld milik Gamevice yang jadi sumber permasalahan

Sebelum Nintendo mengumumkan Switch, Gamevice telah lebih dulu mengimplementasi konsep kontroler bongkar pasang. Konsep ini diimplementasikan dalam handheld yang dinamakan Wikipad. Handheld ini digunakan untuk memainkan game android. Sekedar menambahkan, hak paten saat ini telah menjadi isu yang serius. Banyak perusahaan yang gagal hanya karena tersandung masalah hak paten. Kasus Nintendo digugat oleh Gamevice karena masalah kontroler ini adalah salah satu contoh bagaimana kompetitifnya bisnis pada saat ini.

Jadi jika kamu termasuk orang yang berambisi untuk terjun ke dunia bisnis, pastikan agar produk yang kamu buat memiliki hak cipta dan tidak melanggar.

Thanks Engadget

SHARE
RangerMerah
Di sela-sela kesibukannya sebagai pahlawan "kebetulan", Ranger Merah adalah seorang gamer kritis yang suka memainkan game shooter, fighting, RPG dan simulasi olahraga. Jika tidak sedang beraksi melawan penjahat atau bermain game, Ranger merah lebih memilih untuk tidur seharian.